What’s Next After S1? (bachelor degree)

what's next after s1 (bachelor degree) - (1)

“If a demand of rice in Indonesia is always increase, so do i. My time to be a bloom flower will getting closer”

Aku pernah mengutip suatu kalimat dari sebuah novel bahwa “Setiap bunga akan mekar pada waktunya. Kalau belum sekarang waktunya untuk sukses, berarti belum sekarang waktumu untuk mekar 🙂 “

Well, sukses itu relatif. Definisi sukses itu berbeda-beda setiap orang, dan makna dari kesuksesan itu sendiri tergantung dari pribadi yang merasakan, apakah dia merasa setelah mencapai sesuatu dia akan men-cap dirinya sebagai orang yang sukses atau tidak. Malah mungkin sebenarnya diri kita tidak bisa menilai bahwa kita adalah orang yang sukses setelah kita mencapai atau melakukan sesuatu. Biarlah orang lain dan Tuhan yang menilai seberapa besar, seberapa banyak kontribusi, usaha, dan kerja keras yang telah kita lakukan. To be honest, aku merasa belum pantas untuk menulis artikel tentang kesuksesan seperti ini (even skripsiku pun belum selesai saat aku menulis ini). Karena kontribusi, karya, usaha yang aku berikan untuk lingkunganku masih sangat sedikit.

When many young generation has made a big achievement and give inspiration to others, it is like a reverse gun for me to enhance my skill to be a worthwhile human being. Itu menjadi pacuan semangatku untuk terus maju menjadi pribadi (muslimah) yang berkualitas.

Tidak terasa, 1,5 bulan lagi diri ini dan teman teman seangkatan Gunadarma 2013 insyaAllah akan menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa S1. Lalu setelah S1 dan mendapatkan “gelar” S.kom, S.E, S.Psi, S.H, dan es-es lainnya, apakah kita berhenti sampai disini? So what’s next?

Belum cukup bagiku ilmu dan pengalaman yang kudapati selama kuliah S1 di World Class University (Gunadarma University) yang berfokus pada IT basis. Bukan salah universitas yang tidak memberikan ilmu atau pengalaman ‘lebih’ kepada mahasiswanya, tetapi bagaimana diri kita menggali ilmu lebih dalam dan mencari pengalaman lebih banyak dari sekedar duduk diruang kelas universitas. Apakah hanya dengan gelar S.Kom dari Gunadarma University kita bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan yang selaras dengan IT? Atau apakah dengan gelar S.Kom dari Gunadarma University kita bisa membuat suatu enterpreneur, like your own startup, or any technopreneur? 

Depends. It’s depend on your skill, knowledge, and Allah’s permission. Kalau hanya dengan gelar S.Kom tapi ilmu dan pengalaman kita dibidang IT udah banyak, mungkin kita bisa mewujudkan pertanyaan2 diatas dengan mudah. Tapi bagaimana jika seperti aku? Yang belum cukup banyak ilmu dan pengalaman di bidang IT. Calm down.. there is always a way. Ada baiknya menurut aku kita bikin “plan life” terlebih dahulu, walaupun kita tau sebaik-baiknya perencanaan adalah rencana Allah, tapi daripada hidup kita terbuang sia-sia karna ga terarah (Allah lebih gasuka hal ini karna hidup jadi gak bermanfaat),  lebih baik arahkan hidup kita untuk hal-hal yang baik. Niatkan “plan life” ini tulus dari hati atas dasar karna Allah, untuk Allah, untuk kebermanfaatan orang banyak, untuk memudahkan keberlangsungan hidup umat muslim, untuk Indonesia, dan untuk orangtua.

Ask yourself. Sebenernya gue ini mau jadi expert di bidang IT buat apa? buat siapa? Kalau pertanyaan itu dijawab dengan niatan yang baik, insyaAllah kita bakal selalu semangat untuk jadi orang yang terus belajar, willing to learn something new, open minded but selective to accept negative things, humble person, do kindness, and we will have a good quality of ourself.

Setelah S1 mungkin bakalan jadi another brand new day. because we will face another reality after college. Setelah S1 bakalan banyak banget kesempatan yang bisa kita raih selagi masih muda. Banyak banget yang bisa kita lakuin selagi semangat kita masih semangat anak muda banget yang lagi semangat-semangatnya untuk gali ilmu sebanyak-banyaknya, berkreasi, berkarya ini itu, sibuk (positive) sana sini. Selagi fisik, energi, pikiran yang alhamdulillah masih sehat dan normal we can do a lot of things that will give the good impact for our life. For example, gue bisa ikut kursus komputer sebebas-bebasnya di spesialisasi yang gue minati, gue bisa gali ilmu IT lewat training/pendidikan singkat di Telkomsel contohnya, ikut sertifikasi as a Junior Web Programmer, ikut Asia Pacific Young Conference di Singapore misalnya, ikut acara London International Youth Science Forum (recommended event ever! tiap tahun diadain tp ada batasan umur yaitu 16-21th), cobain jadi English teacher for primary school or for a very beginner in English (I would love to accept the offer if you have any great job as a English teacher for me hehe 😀 ), TRAVELLING as much as you can, make a best-seller novel, sketch draw and hunt more, ikut lomba photography atau lomba essay, continue my study to master degree either in Indonesia or overseas, preparing for the master degree requirements (TOEFL/IELTS, good essay, recommendation letter, etc) or menikah? good choice, but i have to be a good woman first if i want to get a good man, especially good at our faith, Islam, aqidah, and morals (akhlak).  atau bisa juga ikut short course di luar negeri barang 4-6 hari juga asik entah itu tentang IT atau bidang ilmu pengetahuan lainnya. Kalau aku ditanya bidang apa selain IT yang aku suka, aku bakalan jawab bidang geografi dan astronomi. Karena it is just amazing how can you know keadaan cuaca disetiap harinya? Dari mana kamu bisa membuat maps? Dari mana kamu bisa memperkirakan kalo setelah gempa bumi bakal kemungkinan ada atau engganya tsunami? Kenapa kalo lagi take-off dan landing position di pesawat, lampu harus dimatikan? Tentang daerah-daerah perbatasan, skala bumi, lapisan langit-langit (apa udah pernah ngecek ke atas awan? pake alat apa?) ilmu perbintangan, poros bumi, planet-planet, dan masih banyak lagi pertanyaan2 seputar geografi dan astronomi yang selalu membuat aku bertanya2. Kadang pengen dateng ke lembaga atau ke kementrian dan nanya langsung ke expertnya, but i don’t have that opportunity yet.. Dan sebenarnya dari ilmu geografi dan astronomi itu terdapat tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah kalau kita bisa memaknainya 🙂

Oke, sepertinya udah kejauhan perbincangan kita kali ini. The conclusion is.. after S1 please use your time to do a BENEFIT things! please jangan jadi pemuda yang pengangguran (i’m sorry but it’s true) yang main hp dan ikutin trend-trend masa kini, menurutku itu bukan cerminan anak bangsa yang berpendidikan, katanya udah S1? hehe. please be a LEADER not a FOLLOWER! MAKE SOMETHING! Karna sampe kapan kita mau ngikutin orang, make produk orang, sampe kapan perilaku hidup kita terus menjadi perilaku yang konsumtif? You are represent your family, your country, your origin, your religion, your university, and yourself. Make their proud because of your positive vibes.

Anyway kalo ngomongin soal generasi muda, aku akan bahas insyaAllah dipostingan berikutnya. And i’m sorry kalau postingan ini tulisannya tidak terstruktur dengan baik karna tidak pake draft alias sekali nulis langsung post.

So thankyou for reading!

Regards,

Alia.

Advertisements